
Rawnews.co.id – Sebanyak lima desa di Kabupaten Lampung Selatan berhasil menembus lima besar Lomba Desa Helau 2026. Kelima desa tersebut akan bersaing pada tahap akhir penilaian untuk memperebutkan predikat desa terbaik dalam program yang mendorong terwujudnya lingkungan desa yang hijau, lestari, aman, dan unggul.
Penetapan finalis dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan hasil penilaian tahap kedua dan rapat pleno tim penilai pada 6 Oktober 2026.
Lima desa yang berhasil melaju ke babak final yakni Desa Hargo Pancoran, Kecamatan Rajabasa; Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan; Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan; Desa Sumber Sari, Kecamatan Sragi; serta Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa penilaian tahap ketiga menjadi babak penentuan untuk mengukur kualitas pelaksanaan program Desa Helau secara menyeluruh di masing-masing desa.
Penilaian tidak hanya berfokus pada kondisi lingkungan, tetapi juga mencakup kepemimpinan kepala desa, partisipasi masyarakat, penguatan kelembagaan, capaian program, inovasi, hingga keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam melihat sejauh mana program Desa Helau diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat desa.
Presentasi di Hadapan Bupati dan Tim Penilai
Pada tahap final, masing-masing desa dijadwalkan menyampaikan presentasi akhir di hadapan Bupati Lampung Selatan bersama tim penilai. Presentasi tersebut akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim penilai independen.
Tahapan ini menjadi kesempatan bagi setiap desa untuk memaparkan capaian program, inovasi yang dikembangkan, keterlibatan masyarakat, serta rencana keberlanjutan program Desa Helau.
Selain presentasi, setiap finalis diwajibkan menyiapkan video profil berdurasi maksimal tiga menit. Video tersebut harus menggambarkan pelaksanaan lima pilar Desa Helau di masing-masing desa.
Meski demikian, video profil hanya berfungsi sebagai pendukung visual. Materi tersebut tidak menjadi komponen penilaian maupun perhitungan skor akhir, sehingga penentuan hasil tetap mengacu pada mekanisme penilaian yang telah ditetapkan.
Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Desa
Melalui Lomba Desa Helau 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap lahir berbagai inovasi dan praktik baik yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Praktik-praktik tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi desa peserta, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan lingkungan dan tata kelola masyarakat yang lebih baik.
Program Desa Helau sendiri diarahkan untuk mendorong terwujudnya desa yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.
Dengan masuknya lima desa ke tahap final, penilaian selanjutnya akan menjadi penentu untuk melihat desa yang dinilai paling baik dalam menjalankan program tersebut berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.(raw)
